Surprise Me!

Tunggu Izin 'Emergency Use Authorization', Luhut: Pemberian Vaksin Covid-19 Mundur dari Rencana

2020-10-26 2,310 Dailymotion

KOMPAS.TV - Tim Peneliti Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menciptakan alat yang disebut dapat mendeteksi covid-19 melalui hembusan napas. Namun alat itu, harus menjalani uji coba diagnostik, yang melibatkan sejumlah rumah sakit. <br /> <br />Setelah melalui sejumlah tahapan uji coba dalam 2 bulan terakhir, hari ini (26/10/2020), UGM Yogyakarta mulai memperkenalkan alat deteksi virus covid-19. <br /> <br />Alat bernama Genose, dirancang untuk mendeteksi covid-19 melalui hembusan nafas manusia. Kurang dari 2 menit, dapat diketahui pasien positif atau negatif covid-19. Genose diklaim memiliki tingkat akurasi di atas 95 persen. <br /> <br />Diperkirakan, tes genose hanya membutuhkan biaya kurang Rp 50.000 <br /> <br />Sementara Itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebutkan vaksinasi covid-19 bakal mundur dari yang direncanakan. <br /> <br />Bukan masalah pasokan, tetapi penggunaan vaksin harus menunggu izin Emergency Use Authorization yang diterbitkan Badan Pengawas Obat dan Makanan. <br /> <br />Luhut belum dapat memastikan kapan vaksinasi akan dimulai di Indonesia. <br /> <br />Sejauh mana perkembangan produksi vaksin covid-19 di tanah air? Simak dialog selengkapnya bersama Profesor Kusnandi Rusmil, Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon