SAMARINDA, KOMPAS.TV - Massa aksi penolakan omnibus law undang-undang cipta kerja mulai memanas. Para demonstran memaksa masuk kedalam kantor DPRD Kalimantan Timur dengan memukul kunci pagar dengan kayu dan mendorong pagar hingga nyaris roboh. <br /> <br />Polisi langsung melakukan tindakan tegas untuk menghalang massa aksi memasuki kantor DPRD Kaltim dengan menyemprot air ke masaa aksi. <br /> <br />Massa aksi pun membalas dengan melemparkan batu ke arah polisi. <br /> <br />Pasukan anti huru hara pun dikerahkan untuk memukul mundur para massa aksi. <br /> <br />Gas air mata juga di tembakkan kearah demosntran, hingga membuat massa kocar kacir melarikan diri. <br /> <br />Aksi kejar - kejaran polisi dan masa aksi juga terjadi, sejumlah massa yang menjadi provokasi juga diamankan kepolisian. <br /> <br />Saat ini, sebagian massa telah membubarkan diri, namun ada juga yang bertahan di simpang 3 kantor DPRD. <br /> <br />Polisipun masih melakukan pengamanan di lokasi tersebut. <br /> <br />#AksiMahasiswa#TolakOmnibuLaw#MassaBentrok <br /> <br />