JAKARTA, KOMPAS.TV - Menerapkan protokol kesehatan menjadi kebiasaan hidup baru sebagai tuntutan dalam penanggulangan pandemi covid-19. <br /> <br />Sebagian masyarakat telah patuh protokol, namun masih saja ada sebagian lainnya yang kurang memiliki kesadaran untuk menerapkan prinsip 3M, yakni mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. <br /> <br />Hingga bulan kedelapan pandemi, hampir setiap razia di jalanan masih ditemukan pengendara kendaraan yang tidak memakai masker. <br /> <br />Para pelanggar protokol tak kunjung jera, meskipun sanksi sosial dan denda sudah diberlakukan. <br /> <br />Kesadaran akan bahaya covid-19 kerap datang belakangan. <br /> <br />Seorang pasien sembuh, Heny Djaya mengaku menyesal setelah berhasil sembuh dari covid-19. <br /> <br />Ia menyalahkan diri sendiri sampai tertular covid-19 akibat kurang menjaga jarak dan menggunakan masker. <br /> <br />Kini, Heny dan sejumlah orang lainnya yang sempat dirawat di rumah lawan covid-19 di Kota Tangerang Selatan telah sembuh dan dipulangkan pada hari Jumat (06/11) siang. <br /> <br />Heny adalah salah satu dari lebih dari 650 pasien yang sembuh dan telah dipulangkan dari fasilitas kesehatan ini. <br /> <br />Iman, aman dan imun bisa menjadi kunci bersama untuk mengatasi pandemi. <br /> <br />Aman, dengan selalu menerapkan prinsip 3M mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. <br /> <br />Imun juga akan terjaga jika daya tahan tubuh dijaga dengan asupan makanan bergizi, olahraga dan istirahat yang cukup. <br /> <br />Yang tidak kalah penting, aman dan imun bisa konsisten dilakukan karena iman. <br /> <br />Iman bahwa kita percaya kepada Tuhan senantiasa melindungi kita dari covid-19. <br /> <br />