SURABAYA, KOMPAS.TV - Massa dari Aliansi Cinta NKRI dan Front Pembela Islam yang terlibat bentrok dalam aksi penolakan terhadap rencana kedatangan Rizieq Shihab di Surabaya berakhir damai. <br /> <br />Proses mediasi kedua kelompok ini di fasilitasi oleh Polrestabes Surabaya, dan dihadiri oleh perwakilan dari Aliansi Cinta NKRI dan Front Pembela Islam. <br /> <br />Keduanya sepakat jika bentrok yang terjadi saat demo penolakan kedatangan Rizieq Shihab di depan gedung granadi surabaya adalah kesalah pahaman. <br /> <br />Kedua kelompok ini juga sepakat untuk menjaga situasi keamanan di surabaya tetap kondusif. <br /> <br />Setelah menetapkan Ketua Front Pembela Islam atau FPI Pekanbaru, Husni Thamrin dan anggotanya sebagai tersangka kasus demo ricuh tolak Rizieq, polisi masih memeriksa sejumlah saksi. <br /> <br />Polisi menyebut tak menutup kemungkinan jumlah tersangka kasus demo tolak Rizieq Shihab yang berakhir ricuh di Pekanbaru, Riau bertambah. <br /> <br />Sebelumnya polisi menetapkan Ketua FPI Pekanbaru, HT, dan anggotanya MNF sebagai tersangka, karena diduga menghalangi kebebasan berpendapat di muka umum. <br /> <br />