Surprise Me!

MUI Akan Pastikan Vaksin Halal, Sebelum Disuntikkan

2020-11-29 2,128 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM menyatakan, hasil observasi terhadap data satu bulan uji klinis vaksin covid-19 menunjukkan hal yang menggembirakan. <br /> <br />Kepala BPOM Penny Lukito menyatakan, aspek keamanan dan khasiat vaksin yang telah diuji klinis menujukkan hasil yang baik. <br /> <br />Untuk itu BPOM akan terus observasi soal khasiat dan keamanan vaksin sebalum nantinya proses vaksinasi mulai dijalankan. <br /> <br />Sementara itu, Presiden Joko Widodo juga meminta Majelis Ulama Indonesia, MUI untuk ikut mengawal program vaksinasi covid-19 yang ditargetkan akan mulai dilakukan pada akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021 mendatang. <br /> <br />Jokowi juga mengapresiasi langkah responsif MUI dalam mencegah penularan covid-19, melalui penyusunan fatwa serta panduan ibadah dan konsisten menyuarakan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, termasuk kegiatan beribadah dan berdakwah. <br /> <br />Menteri kesehatan, terawan agus putranto, sebelumnya memaparkan, yang akan mendapat vaksin covid-19 adalah 107 juta warga Indonesia, berusia 18 hingga 59 tahun, yang memenuhi persyaratan kesehatan. <br /> <br />Skema distribusinya juga akan dilakukan dengan dua cara, yakni gratis lewat program pemerintah, dan vaksinasi mandiri, alias berbayar. <br /> <br />Harga untuk satu dosis vaksin covid-19 diperkirakan sekitar dua ratus ribu rupiah, dan satu orang harus mendapat dua kali suntikan. <br /> <br />Yang jadi prioritas untuk mendapat vaksinasi covid-19 secara gratis lewat program pemerintah, mereka yang berada di garda terdepan, seperti tenaga kesehatan, pelayan publik, dan tni polri, serta penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. <br /> <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon