PAMEKASAN, KOMPAS.TV - Menko Polhukam Mahfud MD beraksi keras atas tindakan massa yang datang ke rumah ibundanya di Pamekasan, Jawa Timur. <br /> <br />Mahfud MD menyatakan tindakan yang dilakukan massa di rumah ibundanya sudah mengganggu. <br /> <br />Pernyataan tegas ini disampaikan Mahfud MD melalui akun Twitternya, <br /> <br />"Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan. Saya siap tegas untuk kasus lain yang tidak merugikan saya. Tapi kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam". <br /> <br />Di tempat terpisah, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan tidak ada kriminalisasi terhadap Ulama. <br /> <br />Jika ada proses hukum dilakukan terhadap seseorang hal tersebut dilakukan atas dasar hukum yang berlaku. <br /> <br />Massa yang datang ke rumah Ibu Mahfud MD tak hanya memenuhi halaman rumah. <br /> <br />Namun massa melontarkan kata-kata bernada intimidasi. <br /> <br />Polisi melakukan penyelidikan awal terhadap aksi penggerudukan massa ke kediaman Ibunda Menko Polhukam di Pamekasan, Jawa Timur. <br /> <br />Proses penyelidikan kasus ini sedang ditangani ole Polres Pamekasan dan dibantu Tim Polda Jawa Timur. <br /> <br />Polisi menyebut tidak mengeluarkan surat tanda terima pemberitahuan untuk acara unjuk rasa di depan rumah Mahfud MD. <br /> <br />Kelompok tersebut diketahui akan melakukan audiensi. <br /> <br />Namun ternyata mereka membawa massa dan berhenti di depan kediaman Ibunda Mahfud MD. <br /> <br />Saat ini Polda Jawa Timur juga telah melakukan audiensi dengan sejumlah tokoh agama dan masyarakat di Madura. <br /> <br />
