JAKARTA, KOMPAS.TV - Akhir 2019, virus covid-19 mulai terdeteksi di Wuhan, Tiongkok lalu merebak ke sejumlah negara. <br /> <br />Hingga kini sejumlah negara tengah berusaha melawan covid dengan menemukan vaksin. <br /> <br />Wuhan Cia Yo. Teriakan ini santer diteriakkan warga Kota Wuhan Tiongkok, di awal masa pandemi covid-19 melanda. <br /> <br />Teriakan ini bukan tanpa alasan. Teriakan ini bermakna saling menyemangati. <br /> <br />Lantaran saat itu, warga Wuhan dilarang keluar dari tempat tinggal mereka masing-masing, baik rumah maupun apartemen. <br /> <br />Kota Wuhan di Tiongkok sejauh ini diyakini sebagai tempat awal terdeteksinya virus covid-19 pada akhir 2019. <br /> <br />Kota berpenduduk sebelas juta ini ditutup dari seluruh Tiongkok mulai 23 Januari 2020. Seluruh jalan masuk ditutup, pesawat dan kereta dilarang memasuki kota. <br /> <br />Penguncian Wuhan ini berlangsung selama 76 hari. Rumah sakit darurat pun didirikan dalam dua pekan untuk menampung ribuan pasien. <br /> <br />Saat peguncian berlangsung, wuhan bak menjadi kota mati. Transportasi berhenti, pertokoan tutup dan tak ada aktivitas sama sekali di luar rumah. <br /> <br />Keadaan ini juga dialami oleh pelajar indonesia yang berada di Wuhan. Mereka hanya dapat diam di asrama dan keluar hanya untuk membeli kebutuhan pokok saja. <br /> <br />merebaknya korona di wuhan membuat sejumlah negara mengevakuasi langsung warganya yang terjebak di wuhan, termasuk Indonesia. <br /> <br />Sejumlah pesawat langsung diberangkatkan dari tanah air untuk mengevakuasi warga yang mayoritas adalah pelajar. <br /> <br /> <br />