PONTIANAK, KOMPAS.TV Tim DVI Polda Kalimantan Barat telah mengirimkan 21 sample DNA dari 20 penumpang. <br /> <br />20 penumpang tersebut diketahui berasal dari Kalimantan Barat. Namun, masih diperlukan lagi satu sample DNA yang diambil dari keluarga korban. <br /> <br />Satu keluarga ini berasal dari Sintang yang diketahui sedang menuju ke Crisis Center Sriwijaya Air SJ182 Bandara Supadio, Kalimantan Barat. <br /> <br />Pihak Sriwijaya Air menyebut ada 28 orang dari keluarga penumpang yang akan mewakili 17 korban yang akan diberangkatkan ke Jakarta. <br /> <br />Rabu (13/1/2021) sore nanti, akan ada 7 orang yang diberangkatkan mewakili 2 orang penumpang. <br /> <br />Pemberangkatan perwakilan keluarga korban ini bersifat permintaan. <br /> <br />Namun jika salah satu keluarga korban berhasil teridentifikasi, maka wajib bagi perwakilan keluarga untuk datang ke Jakarta karena ada beberapa proses hukum yang harus dilakukan saat proses penyerahan jenazah. <br /> <br />Hingga saat ini tim gabungan di Crisis Center Bandara Supadio terpantau masih terus bersiaga dalam memberikan pelayanan. <br /> <br />Lebih lengkap simak laporan Jurnalis KompasTV, Dea Citra. <br /> <br />