TEMANGGUNG, KOMPAS.TV - Harga cabai merah melambung tinggi saat menjelang natal hingga saat ini. <br /> <br />Menguntungkan situasi dan kebutuhan masyarakat, seorang petani asal Temanggung, Jawa Tengah, justru nekat memalsukan cabai merah hingga raup keuntungan. <br /> <br />Tiga pasar tradisional yang pelaku targetkan pun akhirnya para pedagang pun curiga oleh cabai yang dikirimkan pelaku. <br /> <br />Terungkap, cabai yang digunakan ialah cabai palsu yang disemprot zat pewarna. <br /> <br />Tim Gelar Perkara pun menanyakan kepada pihak kepolisian. <br /> <br />Pelaku baru pertama kali memalsukan cabai merah yang saat ini tengah naik harga. Polisi pun mengingatkan masyarakat agar waspada karena cabai palsu sangat mudah ditelisik jika kita jeli saat membeli. <br /> <br />Berdasarkan pengakuan pelaku (BN), dirinya memalsukan cabai karena harga cabai rawit merah yang sedang tinggi saat itu. Pelaku menggunakan zat pewarna agar cabai terlihat merah dan juga segar. <br /> <br />Pengamat sosial melihat tindakan pelaku sebagai aksi rasional. Terhimpit ekonomi, namun biaya produksi pertanian kadang tak sebanding dengan hasil yang didapat. Hingga ini menjadi faktor pendorong pelaku melakukan tindak kriminal. <br /> <br />
