JAKARTA, KOMPAS.TV Polemik isu kudeta Partai Demokrat rasanya belum berakhir. <br /> <br />Usai Ketum Demokrat AHY menyurati Presiden Jokowi terkait dugaan pelaku kudeta partai yang ia pimpin, Moeldoko unggah tulisan di laman Facebooknya. <br /> <br />Moeldoko mengunggah foto sedang ngopi berikut keterangannya, Kamis (04/02/2021). <br /> <br />"Saat sekumpulan laki laki menikmati kopi, pembicaraan bisa melebar dari soal joke ringan, pekerjaan, sosial, seni, olahraga, bahkan politik."tulis Moeldoko. <br /> <br />"Setelah habis secangkir, kita bisa kembali ke pekerjaan masing-masing dimana semua sepakat "no heart feeling"."lanjutnya. <br /> <br />Menurutnya ngopi membuka wawasan, lalu Moeldoko mempertanyakan kenapa untuk ngopi saja, harus pakai lapor atau minta izin. <br /> <br />"Toh menurut sebuah artikel di @natgeoindonesia "Minum Kopi Bermanfaat Bagi Pendengaran" a.k.a bisa mencegah gangguan pendengaran."tulis Moeldoko. <br /> <br />Entah dalam konteks apa Moeldoko mengunggah tulisan ini di lama Facebooknya. <br /> <br />Hingga Kamis sore unggahannya tersebut telah disukai pengikutnya di Facebook sebanyak 6 ribu dan ditanggapi dengan 1000 komentar. <br /> <br />Sebelumnya, Partai Demokrat mengungkap isi undangan Moeldoko kepada sejumlah kader. <br /> <br />Para senior Partai Demokrat pun tak menghindar dan mengakui sosok Moeldoko yang terbuka pada siapa pun. <br /> <br />Hal itu diungkap Darmizal yang menilai sosok Jenderal Moeldoko mantan Panglima TNI adalah seorang jenderal yang sangat dekat dengan berbagai kalangan. <br /> <br />"Beliau tidak menciptakan psikis of barrier. Tidak menghambat siapa pun untuk bertemu dengan beliau. Itu saya alami sejak tahun 96," kata Darmizal. <br /> <br />Video Editor: Noval <br /> <br /> <br />