ACEH, KOMPAS.TV - Warga Desa Kajhu, Kecamatan Baitusalam, Kabupaten Aceh Besar, dihebohkan dengan penemuan batu nisan kuno di pintu masuk keluar tol Trans Sumatera. <br /> <br />Temuan sekitar dua puluhan nisan masa Kerajaan Aceh Darussalam tersebut telah dilaporkan warga ke sejumlah pihak terkait. <br /> <br />Kondisi batu nisan masa Kerajaan Aceh Darusalam tersebut berserakan akibat terkena pembersihan saat adanya pembangunan proyek jalan tol. <br /> <br />Dari keterangan Ketua Peubedoh Sejarah dan Budaya Aceh atau Peusaba, batu nisan yang ditemukan warga itu merupakan makam para raja dan ulama aceh di masa Kerajaan Kesultanan Aceh masa lalu. <br /> <br />Kawasan situs sejarah Kajhu yang ada di Baitussalam merupakan kawasan khusus era kesultanan Aceh Darussalam yang tunduk langsung di bawah sultan, meliputi kawasan Kajhu, Cadek, Lambada serta Kuala Gigeng. <br /> <br />Dengan adanya pembangunan proyek jalan tol tersebut pelaku sejarah meminta pihak terkait untuk tidak menggeser situs cagar budaya yang ada di Aceh. <br /> <br />Situs sejarah makam para pembesar kesultanan Aceh Darussalam di gerbang jalan tol Kajhu yang berusia ratusan tahun tersebut terancam jika tidak segera di tangani secara baik oleh pihak terkait. <br /> <br />Peusaba berharap dengan adanya nisan sebut agar instansi terkait untuk mencari solusi, sehingga pembangunan tol dan nisan tersebut tidak terganggu. <br /> <br /> <br />
