JAKARTA, KOMPAS.TV Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meminta kepada seluruh anggota agar tidak ada lagi yang memberikan pengawalan ke kelompok atau komunitas tertentu. <br /> <br />"Mari kita membangun tradisi baru, di mana polri betul-betul berdiri, ada untuk semua masyarakat, bukan untuk golongan tertentu. Karena perilaku tersebut akan menimbulkan kecemburuan sosial."kata Fadil dalam sambutannya saat meluncurkan 30 electronic-traffic law enforcement (e-TLE) mobile pada Sabtu (20/3/2021). <br /> <br />Fadil menjelaskan pengawalan yang dimaksud termasuk rombongan pengendara mobil mewah, motor gede atau moge, hingga pesepeda. <br /> <br />"Saya tidak ingin Kasubdit, Pamwal, ada anggotanya mengawal pesepeda-pesepeda di jalan raya sehingga menjadikan prioritas dan menghambat pengguna jalan lainnya. Saya ini juga hobi bersepeda, tapi saya bersepeda di tempat yang benar-benar untuk bersepeda.Tidak semua jalan bisa untuk bersepeda. Meski fenomena berolaraga tapi tidak bisa di semua tempat."jelas Fadil. <br /> <br />Lebih lanjut Fadil mengingatkan tidak semua jalur dapat dapat digunakan untuk bersepeda masal. <br /> <br />"Mungkin bisa dipilih di Kemayoran, atau di beberapa tempat, atau tempat-tempat yang sudah ada untuk bisa bersepeda dengan sehat dan nyaman tanpa menganggu kamtibselcarlantas lainnya. Sehingga kita menghindari terjadinya kecelakaan seperti di Bundaran HI kemarin,"lanjut Fadil. <br /> <br />Video Editor: Rengga <br /> <br /> <br />
