Surprise Me!

Rangakain Aksi Teror Mabes Polri dan Bom Makassar, Nasir Abbas: Kesamaan Pengkafiran

2021-04-01 2,054 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Serangan di Mabes Polri terjadi hanya 3 hari setelah bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan berurutan dengan penggerebekan dan penangkapan terduga teroris oleh polisi di sejumlah wilayah di tanah air. <br /> <br />Mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah sekaligus mantan napi terorisme Nasir Abbas mengatakan, ada kesamaan paham antara wanita yang melakukan aksi penembakan di Mabes Polri dengan pelaku bom Makassar. <br /> <br />Menurut Nasir, mereka sama-sama memiliki paham pengkafiran. <br /> <br />"Mereka mengkafirkan muslim yang lain, dan mereka menganggap bahwa pemerintah adalah kafir yang menjadi musuh mereka." ujar Nasir. <br /> <br />Nasir menyebut, aksi bom di depan Gereja Katedral Makassar telah memicu rasa kemarahan pelaku penyerangan Mabes Polri dan kemudian pelaku merasa terpanggil untuk melakukan sesuatu. <br /> <br />Pengamat terorisme dari Universitas Indonesia Stanislaus Riyanta melihat, peristiwa di Makassar adalah triger untuk pelaku yang lain. <br /> <br />Menurut Riyanti, hal itu dikarenakan adanya kemiripan dari narasi surat wasiat yang ditinggalkan pelaku penyerangan Mabes Polri. <br /> <br />Kepela BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku penyerangan Mabes Polri dan bomber di Makassar memiliki kesamaan ideologi terorisme, ideologi yang mengedepankan kekerasan, intoleransi, dan punya cita-cita mati syahid dengan cara bunuh diri. <br /> <br />Komjen Boy Rafli menegaskan, kondisi seperti ini harus di waspadai, karena virus radikal intoleransi telah masuk dalam kehidupan masyarakat dan didominan melalui seluran media sosial. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon