JAKARTA, KOMPAS.TV - Pasca penyerangan di Mabes Polri, Kapolsek Ciracas, siang tadi (01/04) menyambangi kediaman keluarga pelaku, ZA, di Ciracas, Jakarta Timur. <br /> <br />Kapolsek Ciracas, Kompol Jupriono datang dan menemui orangtua pelaku, pada Kamis (01/04) siang. <br /> <br />Kapolsek didampingi dengan sejumlah pengurus RT dan RW, berbincang dengan orangtua pelaku dan menyampaikan bela sungkawa, serta memberikan bantuan sejumlah kebutuhan pokok. <br /> <br />Kapolsek pun meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang, pasca penyerangan di Mabes Polri, kemarin (31/03). <br /> <br />Teroris yang menyerang Mabes Polri, dikenal tetangga sebagai orang yang tertutup. <br /> <br />Zakiah Aini nyaris tak pernah bergaul dengan warga di sekitar rumahnya, di Kawasan Ciracas, Jakarta Timur. <br /> <br />Padahal, anggota keluarga Zakiah lainnya bersosialisasi dan aktif dalam kegiatan warga. <br /> <br />Sang ibu bahkan menjadi Kader PKK di lingkungan Kelapa Dua Wetan, Ciracas. <br /> <br />Polisi menduga teroris Zakiah Aini, menyerang Mabes Polri sendiri dan atas inisiatif pelaku. <br /> <br />Meski demikian, polisi terus menelusuri keterlibatan perempuan kelahiran tahun 1995 itu dengan jaringan-jaringan teroris yang ada di tanah air. <br /> <br />Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, terhadap potensi serangan teroris. <br /> <br />Presiden juga memerintahkan seluruh lembaga keamanan negara menindak para teroris secara cepat dan tuntas. <br /> <br />Menurut Presiden, masyarakat harus bersatu untuk melawan, karena tidak ada tempat bagi terorisme di tanah air. <br /> <br />
