Setelah kejadian teror di Mabes Polri, surat wasiat yang ditinggalkan pelaku menyebar. Meskipun isinya belum dikonfirmasi oleh keluarga, surat ini dikhawatirkan dapat memicu pelaku lainnya melakukan serangan. <br /><br /> “Kita khawatir ini akan menjadi legitimasi bagi sisa-sisa jaringan untuk melakukan aksi serupa," kata Ridlwan Habib, pengamat intelijen dan terorisme UI. <br /><br />“Cukup ya, karena itu menjadi glorifikasi teroris. Surat itu cukup saja dijadikan barang bukti penyidikan," kata dia.<br /><br />BNPT pun menduga ZA terdorong menyerang markas besar Polri setelah membaca surat pengebom gereja di Makassar. (BBC Indonesia)
