Surprise Me!

Tuai Kontroversi, DPR Jadi Relawan Vaksin Nusantara

2021-04-16 891 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah terbatasnya stok vaksin covid-19 dan harapan adanya produk vaksin dari dalam negeri, kontroversi vaksin Nusantara berbasis sel dendritik yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengemuka. <br /> <br />Rabu (14/04/2021) kemarin, sejumlah tokoh dan politisi secara sukarela menjadi relawan uji klinis fase kedua. <br /> <br />Padahal, vaksin Nusantara belum mendapatkan izin uji klinis fase II dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). <br /> <br />Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menilai, Vaksin Nusantara belum layak mendapatkan izin uji klinis fase II. <br /> <br />Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito menyatakan, pihaknya tidak pilih kasih terkait uji klinis vaksin, termasuk vaksin Nusantara. <br /> <br />Relawan peserta uji kliniis vaksin Nusantara sekaligus Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena mengatakan, kesan komunikasi antara peneliti dan BPOM kurang bagus. <br /> <br />Menurut Melki ada perbedaan antara pihak BPOM dan peneliti. Versi BPOM menganggap peneliti belum menyajikan data seperti yang diminta. <br /> <br />Sementara itu Melki menyebut, versi peneliti berpendapat bahwa ada data informasi yang telah disampaikan. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon