PAPUA, KOMPAS.TV - Aksi pembakaran kembali dilakukan KKB pada Sabtu (17/04/2021) pagi di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. <br /> <br />Sasarannya yakni rumah kepala suku dan rumah guru yang ada di Kampung Dambet. <br /> <br />Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bangunan rumah kepala suku dan 3 rumah guru yang terbuat dari papan kayu hangus terbakar. <br /> <br />KKB juga sempat mencoba membakar SD Inpres, namun beruntung hanya pintu salah satu ruang yang terbakar setelah dipadamkan warga. <br /> <br />Menanggapi aksi KKB, Bupati Kabupaten Puncak, Willem Wandik meminta aparat gabungan TNI dan Polri menindak tegas KKB yang menembak guru dan siswa di Kabupaten Puncak, Papua. <br /> <br />Willem Wandik menegaskan, penembakan tersebut merupakan aksi kejahatan yang biadab. <br /> <br />Willem meminta kepada TNI dan Polri untuk melakukan penegakan hukum, sehingga situasi kembali aman dan kondusif. <br /> <br />Aparat TNI-Polri dari Satuan Tugas Nemangkawi telah mengidentifikasi pelaku pembakaran rumah Kepala Suku Dambet, 3 rumah guru dan SD Inpres Dambet di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. <br /> <br />Dari hasil identifikasi dan olah TKP pembakaran dilakukan kelompok Beoga Arodikala di bawah pimpinan Lekagak Talenggeng. <br /> <br />Kelompok ini juga telah masuk daftar pencarian orang atau DPO Polri sejak tahun 2018. <br /> <br />
