SURABAYA, KOMPAS.TV - 10 terakhir bulan suci Ramadhan, sudah di depan mata. <br />Masjid Nasional Al Akbar Surabaya pun mulai berbenah untuk menggelar shalat Idul Fitri. <br /> <br />Panitia Shalat Ied hanya akan menerima 6.000 jemaah yang telah mendaftar secara online dan menerapkan protokol kesehatan ketat. <br /> <br />Setelah absen pada lebaran tahun lalu, kini Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, akhirnya kembali menggelar shalat Idul Fitri, meski pandemi covid-19 belum berlalu. <br /> <br />Namun, pihak masjid akan membatasi jumlah jemaah, hanya maksimal 15 persen dari kapasitas masjid atau maksimal 6.000 dari total kapasitas 40.000 anggota jemaah. <br /> <br />Mereka yang ingin melaksanakan shalat ied di Masjid Al Akbar, wajib mendaftar secara online dan bukti pendaftarannya, nanti akan ditukarkan ke panitia dengan kartu khusus jemaah Shalat Ied. <br /> <br />Jika jumlah pendaftar online sudah mencapai 6.000, maka portal pendaftaran Shalat Ied akan ditutup. <br /> <br /> <br />