JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jumat lalu kembali memanggil penyidik KPK Novel Baswedan untuk melanjutkan pemeriksaan dugaan pelanggaran HAM pada tes wawasan kebangsaan atau TWK. <br /> <br />Sementara dukungan diberikan oleh masyarakat bagi 75 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan. <br /> <br />Kelompok yang menyebut rakyat peruwat KPK berkumpul di gedung KPK untuk menyuarakan aspirasinya, jumat (28/05/2021) siang. <br /> <br />Sebagai bentuk sindiran pada hasil tes wawasan kebangsaan, massa yang memakai topeng berwajah pimpinan KPK menaruh sesajen dan menabur bunga di area gedung KPK. <br /> <br />Aksi ini merupakan bentuk dukungan kepada 51 pegawai KPK yang dinyatakan non-aktif karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan. <br /> <br />Sementara Komnas HAM kembali memanggil penyidik senior KPK Novel Baswedan untuk melanjutkan pemeriksaan dugaan pelanggaran ham pada tes wawasan kebangsaan. <br /> <br />Novel berharap dengan fakta yang ada Komnas HAM bisa mengusut tuntas dugaan pelanggaran HAM dalam tes wawasan kebangsaan yang diikuti pegawai KPK. <br /> <br />Sementara itu Komnas HAM menyebut, pemanggilan Novel dilakukan untuk mendalami proses yang terjadi selama tes wawasan kebangsaan. <br /> <br />
