MAKASSAR, KOMPAS.TV - Pelatihan barista di makassara sulawesi selatan berbeda . Para peserta-lah yang membuat pelatihan ini berbeda dari biasanya . Mereka yang ikut adalah para penyandang tuna rungu . Mereka belajar meramu kopi demi menambah kemampuan ditengah keterbatasan . <br /> <br />Jemari sang pelatih barista terus bergerak . Memberi isyarat sekaligus instruksi teknik dan cara meramu kopi . <br /> <br />Langkah tak biasa ini dilakukan mengingat pelatihan meramu kopi kali ini punya peserta yang berbeda . Mereka yang dilatih adalah para penyandang kebutuhan khusus alias penyandang disabilitas . <br /> <br />Para peserta umumnya peyandang tuna rungu . Al hasil instruksi cara meracik kopi ala caf pun dipandu dengan bahasa insyarat . Pelatihan bagi mereka diharapkan bisa membantu menambah kemampuan meski mereka penuh keterbatasan . <br /> <br />" Tantangan di komunisai.mereka faham sama kita, Kami bisa kasih isyarat dan tunjukkan alatnya langsung. cepat tanggap dan minat mereka sama kopi antsuias banget "Ungkap Giant Pallacubang,Barista <br /> <br />Dipelatihan barista kali ini ada sekitar 25 peserta yang ikut ambil bagian . Sebagian besar dari mereka adalah para penyadang disanbilitas . Bantuan kemampuan meracik kopi bisa jadi solusi ditengah sulitnya ekonomi dimasa padenmi . <br /> <br /> "penyandang disabilas masuk ke dunia usaha.masuk ke kafe kuliner dengan pelatihan ini" ungkap AWALUDDIN HAFID, PENYELENGGARAN atau GM PLN UIW SULSELRABAR <br /> <br />Para penyandang disabilitas memang punya keterbatsan tapi bukan berarti membatasi harapan mereka . Pelatihan bisa jadi pintu bagi mereka untuk meraih jalan kesuksesan . <br /> <br /> <br />#BARISTA <br />#TUNARUNGU <br />#PLN <br /> <br />
