Meningkatnya angka kematian akibat terinfeksi virus Corona di DKI Jakarta telah membuat lahan pemakaman khusus Covid-19 di sejumlah tempat pemakaman di ibu kota juga semakin sempit. Majelis Ulama Indonesia menyarankan dilakukannya pemakaman massal khusus bagi jenazah muslim yang terinfeksi virus Corona.<br /> <br /> <br /> <br />Usulan pemakaman massal bagi jenazah korban Covid-19 ini dilontarkan oleh ketua MUI bidang ekonomi syariah dan halal, Sholahuddin Al Aiyub.<br /> <br /><br /> <br />Menurutnya dengan semakin sempitnya lahan pemakaman di ibu kota saat ini dapat diambil solusi dengan melakukan pemakaman massal khusus bagi jenazah yang terinfeksi virus Corona.<br /> <br /><br /> <br />Lebih lanjut, Sholahuddin Al Aiyub menyampaikan komisi fatwa MUI sudah pernah mengeluarkan fatwa nomor 18 tahun 2020 tentang pedoman pengurusan jenazah muslim yang terinfeksi Covid-19, yang di dalamnya juga membahas soal mekanisme penguburan jenazah.<br />Makam Makin Sempit, MUI Imbau Kubur Massal
