KOMPAS.TV - Melonjaknya kasus positif covid-19 di tanah air menyebabkan banyak rumah sakit kewalahan. <br /> <br />Di Solo, Jawa Tengah, misalnya, lonjakan jumlah pasien covid terlihat di Rumah Sakit Umum Daerah Moewardi. <br /> <br />Data terakhir memperlihatkan, tingkat keterisian tempat tidur perawatan di rumah sakit rujukan provinsi Jawa Tengah ini telah mencapai 80%. <br /> <br />Tiga buah tenda pun didirikan di depan rumah sakit. Fungsinya untuk tempat observasi pasien sebelum masuk ruang rawat. <br /> <br />Kabar lain datang dari Jepara, sebanyak 300-an tenaga kesehatan di kota tersebut kini terinfeksi virus corona. <br /> <br />Mereka diduga terpapar saat terjadi lonjakan kasus di Jepara sejak pertengahan bulan lalu. <br /> <br />Paramedis yang terinfeksi, saat ini ada yang menjalani isolasi mandiri dan ada juga yang tengah dirawat dirumah sakit rujukan. <br /> <br />Sementara di Purwodadi, Rumah Sakit Islam Purwodadi memutuskan untuk menutup sementara layanan instalasi gawat darurat mereka. <br /> <br />Musababnya, 25 tenaga kesehatan rumah sakit ini terinfeksi virus corona. <br /> <br />Saat ini pelayanan kesehatan difokuskan untuk merawat pasien di bangsal rumah sakit serta pasien yang menjalani rawat jalan. <br /> <br />Guna membantu penanganan pasien covid-19, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong mahasiswa jurusan kedokteran semester akhir agar bisa dilibatkan dalam penanganan pasien covid-19. <br /> <br />Pemprov Jateng juga menyiapkan sejumlah rumah sakit darurat bagi pasien covid-19. <br /> <br />Dari data Kementerian Kesehatan RI, hari ini, Provinsi Jawa Tengah ada di urutan ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat dalam jumlah kasus infeksi corona. <br /> <br />Ada 2.335 kasus baru covid-19 di Jawa Tengah, 2.029 sembuh dan 73 orang meninggal dunia. <br /> <br />
