JAKARTA, KOMPAS.TV - Aksi geng motor dengan membawa senjata tajam tiba-tiba menyerang warga Raden Seleh Dua, Cikini, ditengah penerapan PPKM darurat. <br /> <br />Dari rekaman kamera pemantau atau CCTV, aksi sekelompok orang yang diduga geng motor menyerang warga di Jalan Raden Saleh dekat Masjid Al Makmur, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/7/2021) dini hari. <br /> <br />Terlihat warga mencoba mengusir dan menghalau anggota geng motor yang menyerang mereka. <br /> <br />Imbasnya seorang warga bernama Andri Cahyadi yang mecoba membubarkan massa terluka akibat serangan pelaku. Korban mengalami pendarahan dan akhirnya tewas di perjalanan menuju rumah sakit. <br /> <br />Saksi mata di lokasi kejadian mengatakan rombongan geng motor yang diperkirakan berjumlah 20 orang lebih tiba-tiba datang dan menyerang warga. <br /> <br />Mereka berteriak dan memprovokasi warga. <br /> <br />Saksi mengatakan hampir seluruh anggota geng motor membawa senjata mulai dari celurit, parang, hingga besi. <br /> <br />Korban tewas diketahui berprofesi sebagai petugas keamanan di lokasi atau hansip. <br /> <br />Korban yang tengah bertugas hendak membubarkan aksi dari geng motor yang saling serang dengan warga. <br /> <br />Namun naas ia dilukai oleh pelaku dan nyawanya tak tertolong. Istri korban berharap polisi dapat segera menangkap pelaku. <br /> <br />Jenazah korban telah dimakamkan di TPU Kawi Jakarta Pusat. <br /> <br />Hingga kini polisi dari Polsek Menteng masih menyelidiki penyerangan geng motor di Cikini. Polisi masih menjadi motif di balik serangan geng motor ini. <br /> <br />Beberapa barang bukti seperti CCTV juga telah di sita untuk penyelidikan. <br /> <br />"Saat ini masih kami selidiki. Mereka datang dengan berkendaraan motor depan jalan raden saleh 2 sambil mengacung ngacungkan celurit dan menyerang korban tanpa alasan yang jelas," kata Kapolsek Menteng, Kompol Rohman Yongky seperti dikutip dari Kompas.com. <br /> <br />