PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Dalam 4 hari terakhir, angka kematian akibat covid-19 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, naik signifikan. <br /> <br />Senin (05/07) kemarin, hingga Senin sore, tim pemakaman gabungan dari PMI dan BPBD telah memakamkan 15 jenazah pasien covid-19. <br /> <br />Ini merupakan jumlah terbanyak selama pandemi covid-19. <br /> <br />Akibatnya, para petugas pemakaman mulai kelelahan karena harus bekerja belasan jam, untuk memakamkan jenazah. <br /> <br />Tadinya, ada 14 petugas pemakaman yang harus berjibaku dengan waktu, agar jenazah pasien covid-19 dimakamkan dengan segera. <br /> <br />Namun, dengan meningkatnya kematian akibat covid-19, jumlah tenaga pemakaman ditambah 10 orang. <br /> <br />Satgas covid-19 pekalongan mencatat, hingga 5 Juli 2021 sebanyak 250 warga Pekalongan meninggal dunia akibat covid-19. <br /> <br />Petugas pemakaman yang kewalahan dan kelelahan karena tingginya angka kematian akibat covid-19, juga terjadi di Kota Malang, Jawa Timur. <br /> <br />UPT Pemakaman Umum Kota Malang mencatat, sejak Sabtu 3 Juli, tercatat ada 65 pemakaman yang dilakukan protokol kesehatan. <br /> <br />Bahkan pada minggu 4 Juli, 26 jenazah pasien covid-19 harus dimakamkan dalam 2 hari, karena petugas kelelahan, karena telah bekerja belasan jam. <br /> <br />Ditambah lagi, pekerjaan memakamkan jenazah pasien covid-19, membuat para petugas juga rentan terpapar covid-19. <br /> <br />Proses pemakaman tiap jenazah pasien covid-19, membutuhkan waktu setidaknya 2,5 jam. <br /> <br />Para tenaga pemakaman meminta warga untuk menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari covid-19, sehingga bisa menekan angka kematian. <br /> <br />