Surprise Me!

Dilema Perajin Peti Mati Dibalik Ramainya Pesanan

2021-07-17 1,087 Dailymotion

MALANG, KOMPAS.TV-Kebutuhan peti mati untuk pasien covid yang meninggal dunia meningkat drastis selama pandemi. <br /> <br />Namun meski meraup keuntungan lebih, perajin peti mati mengalami dilema. <br /> <br />Karena banyaknya pesanan menandakan banyaknya warga yang meninggal karena wabah. <br /> <br />Seperti yang dialami oleh Antonius Budi Wantoro, perajin peti mati di kawasan Jalan Kemantren Sukun Kota Malang. <br /> <br />Selama 45 tahun menggeluti pembuatan peti mati, setahun terakhir produksi peti yang dilakukannya meningkat drastis. <br /> <br />Namun masa masa ramainya pesanan justru membuat Budi sedih. <br /> <br />"Di balik banyaknya pesanan, sebenarnya saya sedih. Saya sedih sebab banyak yang meninggal karena virus, dan saya kasihan pada keluarga yang mereka tinggalkan" cerita Budi pada Kompas TV. <br /> <br />Sehari harinya, galeri Budi memang nampak sibuk. Ia bahkan menambah karyawan. Dari tiga pekerja, menjadi sepuluh pekerja, karena permintaan peti mati yang terus meningkat. <br /> <br />"Sehari pesanan bisa sampai 50 peti mati" tambah Budi. <br /> <br />Berukuran 2 meter x 65 cm, peti mati untuk pasien covid yang meninggal dunia ini berbeda dengan peti biasanya. <br /> <br />Peti mati sudah berlapiskan kain putih serta dilengkapi bantal. <br /> <br />#perajinpeti #petimati <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon