KOMPAS.TV - Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal dengan kecerdasannya. Sama seperti paus, hiu, dan pesut, lumba-lumba masuk ke dalam Ordo Cetacea. <br /> <br />Lumba-lumba bernapas dengan paru-paru, sehingga mereka akan muncul ke permukaan air secara periodik untuk menghirup udara. <br /> <br />Mamalia laut ini memiliki sistem unik yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar. <br /> <br />Sistem sonar dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga mereka bisa terhindar dari benturan. <br /> <br />Selain dikenal cerdas, lumba-lumba juga terkenal karena keramahan pada manusia. Spesies yang paling terkenal luas adalah lumba-lumba umum (Delphinus delphis) dan hidung botol (Tursiops truncatus). <br /> <br />Cirinya tampak dari senyuman bawaan yang dibentuk oleh lengkungan mulut dua spesies lumba-lumba tersebut. <br /> <br />Lumba-lumba bahkan dapat mengenal dan mengingat orang, seperti lumba-lumba hidung botol yang memiliki memori sosial terpanjang dari semua spesies. <br /> <br />Sebagian besar spesies lumba-lumba berukuran dua hingga tiga meter, dan yang terbesar bisa mencapai empat meter. <br /> <br />Bentuk tubuhnya seperti torpedo yang berfungsi agar bisa meluncur cepat di perairan dengan bantuan sirip untuk bergerak. <br /> <br />Lumba-lumba memiliki moncong pendek dan tumpul dengan gigi berbentuk kerucut, sedangkan yang lain rata. <br /> <br />Lumba-lumba umumnya tersebar di semua samudra dan lautan, kecuali Laut Kaspian dan Aral. <br /> <br />Lumba-lumba sungai adalah salah satu spesies yang dapat hidup di air tawar, bisa ditemui di perairan Asia dan Amerika Selatan. <br /> <br />Sementara itu, lumba-lumba umum dan hidung botol tersebar luas di laut yang hangat dan sedang.(*) <br /> <br />Grafis: Joshua Victor <br /> <br />
