JEMBER, KOMPAS.TV - Sekelompok pemuda di Jember Jawa Timur membentuk tim relawan pemakaman jenazah Covid-19 secara mandiri. Tim itu terbentuk atas inisiasi petugas kepolisian untuk mengurangi konflik keluarga pasien yang meninggal dunia dengan petugas BPBD. <br /> <br />Seperti inilah aktivitas tim relawan pemakaman jenazah Covid-19 saat membantu pemakaman jenazah Covid-19 di tengah gelapnya malam. Mereka adalah para pemuda di Desa Lengkong Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember. <br /> <br />Sekilas, mereka terlihat seperti anggota tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember. Mereka memakai alat pelindung diri dan memakamkan jenazah pasien Covid-19 sesuai prosedur protokol kesehatan. <br /> <br />Tim relawan itu beranggotakan 6 orang pemuda desa, salah satunya adalah Agus Sampurno. Ia bekerja penuh semangat demi kemanusiaan meski tanpa digaji dan penuh beresiko. <br /> <br />Tim relawan pemakaman jenazah Covid-19 tingkat desa terbentuk atas inisiasi pihak kepolisian setempat. Bahkan polisi menyediakan segala perlengkapan alat pelindung diri dan pelatihan. <br /> <br />Kapolsek Mumbulsari, AKP Subagiyo mengatakan tim relawan dibentuk untuk membantu tim BPBD sekaligus meminimalisir terjadinya konflik dengan keluarga pasien Covid-19. <br /> <br />Angka kematian akibat Covid-19 di Jember mengalami peningkatan sejak beberapa hari terakhir. Bahkan pada 23 Juli, angka kematian baru mencapai 57 kasus. <br /> <br /> <br /> <br />#PemudaDesa #RelawanPemakamanCovid-19 #JenazahCovid-19 #Polisi <br /> <br />