LAMPUNG, KOMPAS.TV Satreskrim Polresta Bandar Lampung mengusut pelaku order fiktif yang menimpa sejumlah pegiat UMKM di Kota Bandar Lampung yang terjadi pada Minggu (25/7) lalu. <br /> <br />Sebelumnya warga setempat sempat digegerkan oleh sejumlah pegiat UMKM makanan yang menjadi korban order fiktif atas nama Husein di kawasan Jalan Gunung Agung, Kupang Kota, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung. <br /> <br />Pasca peristiwa tersebut, akhirnya Satreskrim Polresta Bandar Lampung tengah mendalami kasus ini. <br /> <br />Kepolisian langsung menggali informasi melalui salah satu korban order fiktif yang menerima pesanan 180 nasi kotak. <br /> <br />Menurut penuturan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana, korban tidak melaporkan kejadian order fiktif ini ke kepolisian. <br /> <br />Namun, penyelidikkan akan tetap dilakukan karena terdapat korban lain, yaitu salah seorang warga yang mengaku nama dan tempat tinggalnya dicatut oleh pelaku order fiktif. <br /> <br /> "Saat kami dalami, korban yang bersangkutan sudah mengikhlaskan. Sedangkan, untuk pencatutan nama, korban sudah melapor dan kami akan dalami." Ujar resky <br /> <br />Selain itu juga, penyelidikan akan terus dilakukan guna mengantisipasi adanya korban lain yang tertipu oleh aksi pelaku. <br /> <br /> <br /> <br />#orderfiktif #penyelidikkanpelakuorderfiktif #polrestabandarlampung <br /> <br /> <br /> <br />