LAMPUNG, KOMPAS.TV - Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara nyaris bentrok dengan warga saat menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu. <br /> <br />Pihak keluarga tak terima pelaku dibawa ke kantor polisi lantaran diduga barang bukti sabu yang ditemukan petugas bukan milik pelaku. <br /> <br />Bentrokan nyaris terjadi antara warga dan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara saat penangkapan pelaku pengedar sabu di Talang Enim, Lampung. <br /> <br />Warga terus berusaha menolak polisi membawa Edi Susanto alias Ujang dari kediamannya ke kantor polisi. <br /> <br />Alasannya mereka menduga barang bukti sabu yang ditemukan di rumah Ujang sengaja diletakkan oleh petugas. <br /> <br />Penyusupan barang bukti sabu ini juga sempat diketahui oleh anak pelaku dan memancing emosi warga. <br /> <br />"Saya melihat polisi masuk masuk semua, terus saya melihat satu anggota menggeledah dan meletakan sabu. Kemudian pura-pura menemukan barang bukti," ujar Beni anak Ujang. <br /> <br />Polisi mengaku barang bukti yang temukan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara memang milik pelaku dan bukan barang bukti jebakan. <br /> <br />Namun anggota keluarga tidak terima pelaku dibawa ke kantor polisi. <br /> <br />Polisi tidak menahan pelaku karena kurang cukup bukti unsur pidana untuk menjerat pelaku. <br /> <br />Kejadian ini sempat viral di media sosial dan sempat membuat warga resah. <br /> <br />