KOMPAS.TV - Satgas penanganan covid-19 Aceh masih kesulitan mendeteksi varian delta ataupun varian lain. <br /> <br />Hal ini karena tidak adanya alat pemeriksaan sehingga sampel harus dikirim ke Jakarta. <br /> <br />Selain tidak adanya alat pemeriksaan, hasil sampel yang keluar dalam waktu yang lama juga menjadi kendala. <br /> <br />Ikatan Dokter Indonesia wilayah Aceh ikut menyoroti kendala yang dialami satgas penanganan covid-19 Aceh untuk mendeteksi varian baru virus corona di Aceh. <br /> <br />Meski demikian, Ketua Ikatan Dokter Indonesia wilayah Aceh meminta masyarakat untuk tetap wapada akan penyebaran covid-19. Pasalnya, angka positif di Aceh terus meningkat. <br /> <br />Sebelumnya, Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI melaporkan, varian baru virus corona di Indonesia telah mencapai 1.477 kasus hingga 7 Agustus 2021. <br /> <br />Dilansir dari Reuters, Minggu (8/8/2021), Delta menyerang populasi yang tidak divaksinasi di banyak negara dan terbukti jauh lebih mudah menular dibanding varian pendahulunya. <br /> <br />Sebagai perbandingan, angka reproduksi varian Delta adalah 7-8. Artinya, seorang yang terinfeksi varian Delta bisa menyebarkan virus ke 7-8 orang lainnya. <br /> <br />
