TRIBUN-VIDEO.COM - Dibandingkan dengan negara India, biaya tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di Indonesia disebut tinggi.<br /><br />Hal itu pun menuai pertanyaan hingga disebut perlu adanya penelusuran yang mendalam.<br /><br />Selain tarif PCR, harga obat-obatan di India juga amat murah bila dibandingkan dengan Indonesia. <br /><br />Dilansir Tribunnews.com, Eks Direktur WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama meminta adanya penelusuran mendalam.<br /><br />Ia menyebut tes hingga obat untuk Covid-19 diangap lebih mahal dibandingkan negara India.<br /><br />Hal sama pun diungkapkan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.<br /><br />"Dari pemberitaan yang ada, harga PCR di negara Shah Rukh Khan itu jauh lebih murah dari harga yang ada di Indonesia. Kalau dibandingkan, hampir mencapai 1 banding 10," ujar Saleh<br /><br />Di negara India tes PCR dipatok Rp 96 ribu saja.<br /><br />Hal itu berarti hanya sekitar 10 persen dari tarif batas atas yang ditentukan Pemerintah RI, yakni sekira Rp 900 ribu.<br /><br />"Jika pemerintah bisa mengadakan PCR yang murah, tentu cakupan dan jangkauannya pun akan lebih luas," imbuh Saleh.<br /><br />Saleh menyebut, jika tes PCR di Indonesia murah, maka masyarakat akan lebih mudah melaksanakan PCR dengan biaya sendiri.<br /><br />Hal itu pun bisa memudahkan pemerintah untuk melaksanakan program testing dan tracing.<br /><br />"Selama ini, jumlah orang yang melakukan test sangat terbatas. Salah satu penyebabnya adalah harga yang terlalu tinggi. Tidak semua orang bisa menjangkau," imbuh Saleh.<br /><br />Pertanyaan terus muncul mengenai harga alat tes PCR tersebut yang dianggap lebih mahal di Indonesia.<br /><br />Mahalnya harga tes PCR di Indonesia disebut juga harus segera diselidiki dan diberi solusi. (*)<br /><br />Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tarif PCR di RI Mahal, Komisi IX DPR: Di Negara Shah Rukh Khan Jauh Lebih Murah, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/08/14/tarif-pcr-di-ri-mahal-komisi-ix-dpr-di-negara-shah-rukh-khan-jauh-lebih-murah?page=all.<br />Penulis: Dennis Destryawan<br />Editor: Sanusi