SUMENEP, KOMPAS.TV - Semburan gas dari sumur bor milik warga yang menyala saat disulut api kini tengah diteliti. <br /> <br />Petugas Energi dan Sumber Daya Alam atau ESDA Pemerintah Kabupaten Sumenep telah mengambil sampel dari sumur bor tersebut. <br /> <br />Aroma gas atau solar yang juga keluar dari sumur bor itu, diduga berasal dari rongga perut bumi yang terbuka karena ada tekanan dari pengeboran. <br /> <br />Sampel yang diambil dari sumur telah dikirimkan ke bagian ESDA Provinsi Jawa Timur dan pusat untuk diteliti lebih lanjut. <br /> <br />Karena api masih menyala dari dalam sumur sedalam 88 meter itu, polisi memasang garis polisi dan warga maupun pemilik dilarang mendekat. <br /> <br />Temuan semburan gas itu menghebohkan warga Dusun Banyuliang di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. <br /> <br />Sudah sekitar sepekan, gas yang menyembur dari sumur ini membara setelah disulut korek api. <br /> <br />Warga pun banyak yang penasaran dan datang ke lokasi untuk melihat langsung, namun polisi langsung memasang garis polisi demi keamanan dan mencegah kerumunan. <br /> <br />
