BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung Fraksi Rakyat Indonesia Kalimantan Selatan mengkritisi ketidakseriusan pemerintah dalam menangani pandemi diapresiasi oleh pengamat politik dan sosiologi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Fachriannoor. <br /> <br />Sebab hal itu merupakan wujud kritikan yang bersifat penting berdasar pemahaman berdasar fakta-fakta di lapangan yang harus dievaluasi. <br /> <br />Fachriannoor menyebut perlunya evaluasi dalam penanganan covid-19, termasuk dampak dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level empat yang ditimbulkan. <br /> <br />"Karena bagaimanapun juga, fakta-fakta di lapangan tentang penanganan Covid-19 juga harus dievaluasi kembali. produk-produk PPKM dengan level-level, sampai level 4 harus dievaluasi efektivitasnya seperti apa, dan dampaknya juga seperti apa," ungkapnya. <br /> <br />Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Fraksi Rakyat Indonesia Kalimantan Selatan berunjuk rasa di jalan Lambung Mangkurat untuk menemui Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK. <br /> <br />Mereka ingin aspirasinya disampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo, karena pandemi covid-19 tidak benar-benar dikendalikan oleh pemerintah. <br /> <br />Sementara rakyat terus menerus disalahkan sebagai dalih dalam menyembunyikan ketidakseriusan dalam menangani wabah. <br /> <br />