MEDAN, KOMPAS.TV - Pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan pada Rabu (8/9) sempat memicu kerumunan. <br /> <br />Dalam kerumunan, juga terdapat mahasiswa perantauan yang hadir untuk mendapatkan vaksinasi. <br /> <br />Namun, mereka justru dipaksa bubar oleh sejumlah petugas karena dianggap membuat kerumunan. <br /> <br />Atas sikap petugas, para mahasiswa ini pun melakukan protes. <br /> <br />Mereka menilai, informasi yang diberikan pihak penyelenggara melalui sosial media tidak lengkap. <br /> <br />Dalam informasi, tidak tertera jumlah dan peruntukan warga yang dapat divaksinasi. <br /> <br />Namun setelah di lokasi, para mahasiswa ini baru mengetahui bahwa jumlah vaksin hanya untuk 200 warga yang berdomisili di Kecamatan Medan Selayang. <br /> <br />Wali Kota Medan Bobby Nasution yang datang ke lokasi untuk meninjau kegiatan vaksinasi ini memberikan klarifikasi. <br /> <br />Bobby menyatakan ada keterbatasan vaksin yang diberikan dalam vaksinasi skala mikro. <br /> <br />Keterbatasan dosis tersebut karena dibatasi dari pemerintah pusat. <br /> <br />Untuk itu, Pemko Medan hanya memberikan vaksinasi khusus warga Medan. (*) <br /> <br /> <br /> <br />#vaksin #vaksinasi #walikotamedan #bobbynasution #sumaterautara #sumut #medan #beritamedan #beritadaerah <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/209903/mahasiswa-di-medan-protes-pelaksanaan-vaksinasi