JEMBER, KOMPAS.TV - Sekelompok ibu rumah tangga di Desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember Jawa Timur membuat inovasi kebersihan lingkungan di masa pandemi Covid-19, yakni inovasi berupa bank sampah. <br /> <br />Salah satu pengurus bank sampah, Yeti Puji Rahayu mengatakan bahwa bank sampah itu berguna melayani penukaran sampah dengan sembako. <br /> <br />Bank sampah menerima berbagai jenis sampah, khususnya sampah tidak terurai atau non organik. Lalu warga yang menukarkan sampah mendapatkan imbalan sembako, seperti beras, gula pasir, mie instan dan minyak goreng. <br /> <br />Baca Juga Bank Sampah Bantu Perekonomian Warga di Tengah Pandemi di https://www.kompas.tv/article/210838/bank-sampah-bantu-perekonomian-warga-di-tengah-pandemi <br /> <br />"Untuk harga penukaran disesuaikan dengan harga sembako di pasaran," ujar Yeti Puji Rahayu kepada tim Kompas.TV, pada Sabtu (11/9/2021). <br /> <br />Yeti Puji Rahayu menambahkan bahwa bank sampah bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari berkembangnya bakteri dan virus, serta membantu kebutuhan rumah tangga warga di masa pandemi Covid-19. <br /> <br />Manfaat bank sampah sangat dirasakan oleh warga, terutama dapat membantu perekonomian mereka di masa pandemi Covid-19. <br /> <br />Salah satu ibu rumah tangga, Sulastri mengaku terbantu dengan adanya bank sampah, karena selama pandemi ia dan suaminya tidak memiliki penghasilan yang pasti. <br /> <br />Baca Juga Manfaat Bank Sampah Lebih Terasa Setelah Pandemi Covid-19 di https://www.kompas.tv/article/110606/manfaat-bank-sampah-lebih-terasa-setelah-pandemi-covid-19 <br /> <br />Limbah sampah rumah tangga yang terkumpul diolah kembali menjadi kerajinan bernilai ekonomis, seperti pot bunga dan tempat sampah plastik. <br /> <br /> <br /> <br />#BankSampah #SampahDitukarSembako #KebersihanLingkungan <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/211413/inovasi-bank-sampah-saat-pandemi-sampah-rumah-tangga-ditukar-sembako