KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuka pembelajaran tatap muka di seluruh DKI Jakarta pada awal Januari 2021. <br /> <br />Anggota Komisi IX DPR RI Krisdayanti menyoroti pelaksanaan pembelajaran tatap muka di tingkat sekolah dasar yang terkesan dipaksakan. <br /> <br />Sebanyak 610 sekolah di DKI Jakarta, baik di tingkat sekolah dasar, sekolah menegah pertama, maupun sekolah menengah atas telah melakasanakan pembelajaran tatap muka sejak 30 Agustus lalu. <br /> <br />Pemprov DKI pun mengklaim pembalajaran tatap muka yang dilaksanakan di 610 sekolah itu berjalan dengan baik. <br /> <br />Meski demikian, pembelajaran tatap muka di DKI Jakarta masih dibagi dua, yakni sebagian siswa melakukan tatap muka, dan sebagian lain melaksanakannya secara daring. <br /> <br />Jadwal pembelajaran pun hanya dilaksanakan tiga hari dalam sepekan, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat dengan kapasitas 50% dari jumlah siswa. <br /> <br />Ke depan, Pemprov DKI berencana melaksanakan pembelajaran tatap muka setiap hari dari Senin hingga Jumat. <br /> <br />Baca Juga 54 Siswa Positif Covid-19 Usai PTM, SMAN 1 Padang Panjang Ditutup Sementara di https://www.kompas.tv/article/211497/54-siswa-positif-covid-19-usai-ptm-sman-1-padang-panjang-ditutup-sementara <br /> <br />Meski demikian, rencana itu masih dalam pertimbangan dan melihat perkembangan dari hasil uji coba sekolah tatap muka yang dilaksanakan di 610 sekolah di Jakarta. <br /> <br />Dengan demikian, diharapkan seluruh sekolah di DKI Jakarta dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka di awal Januari 2022. <br /> <br />Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI Krisdayanti mempertanyakan soal pengawasan dan pendampingan pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang sudah dilaksanakan di daerah-daerah dengan status PPKM level 1 hingga 3. <br /> <br />Krisdayanti menyoroti pelaksanaan tatap muka khususnya di tingkat sekolah dasar terkesan dipaksakan, mengingat anak-anak sekolah dasar belum divaksin, tetapi sudah diminta untuk sekolah tatap muka. <br /> <br />Ia menilai, pembelajaran tatam muka yang dilaksanakan tiga jam sehari, dan dilanjutkan di rumah dinilai kurang efektif. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/211626/wagub-dki-januari-semua-sekolah-di-dki-tatap-muka