PASURUAN, KOMPAS.TV - Bapak dan anak yang menjadi korban ledakan diduga bom ikan di Pasuruan Jawa Timur akhirnya dimakamkan berdampingan. Pemakaman korban dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan warga. <br /> <br />Jasad dua korban ledakan, yakni Abdul Ghofar dan bapaknya Ahmad Shodiq dimakamkan di tempat pemakaman umum Kelurahan Tambakan, Kecamatan Panggung Rejo, Kota Pasuruan Jawa Timur. <br /> <br />Ketua RT Kelurahan Tambakan, Aliran mengatakan bahwa lokasi pemakaman jauh dari tempat kejadian ledakan. Kalau lokasi ledakan ada di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondang Wetan. <br /> <br />Baca Juga Tim sar temukan nelayan yang hilang dalam keadaan meninggal dunia di https://www.kompas.tv/article/211240/tim-sar-temukan-nelayan-yang-hilang-dalam-keadaan-meninggal-dunia <br /> <br />Pemakaman, yang dilakukan pada Minggu tengah malam (12/9/2021), dilakukan secara tertutup. Pemakaman hanya melibatkan keluarga dekat, tanpa kehadiran tetangga dan warga. <br /> <br />Diketahui sebelumnya ledakan hebat terjadi di Desa Pekangkungan, pada Sabtu (11/9/2021). Ledakan itu menyebabkan 2 rumah hancur dan sejumlah rumah lainnya rusak. Ledakan juga membuat 2 orang penghuni rumah meninggal dunia dan dua orang lainnya terluka. <br /> <br /> <br /> <br />#BondetMeledak #BomIkanMeledak #Pasuruan #Nelayan <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/211439/bapak-dan-anak-korban-ledakan-diduga-bom-ikan-dimakamkan-berdampingan
