SOLO, KOMPAS.TV - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, memastikan sepuluh orang mahasiswa yang ditangkap polisi saat kunker presiden sudah kembali beraktivitas di kampus. <br /> <br />UNS sendiri masih terus berkomunikasi dengan Polresta Surakarta, Jawa Tengah, terkait 10 mahasiswa mereka yang ditangkap karena membentangkan poster saat kunjungan presiden Senin lalu. <br /> <br />Kompolnas menyayangkan tindakan polisi yang belakangan sering melakukan penangkapan terhadap mahasiswa atau warga yang melakukan aksi protes saat kunjungan presiden. <br /> <br />Walau polisi menyatakan mereka melakukan pengamanan atau pembinaan aksi polisi bisa merusak nama baik presiden., <br /> <br />Kompolnas angkat bicara soal penangkapan mahasiswa UNS. <br /> <br />Anggota Kompolnas Pungky Indarty menyayangkan penangkapan mahasiswa itu karena bisa muncul anggapan beragam misalnya pembungkaman suara masyarakat. <br /> <br />Tindakan represif seharusnya tidak dilakukan pada orang yang kritis terhadap pemerintahan. <br /> <br />Namun polisi tidak menyebutnya sebagai penangkapan mahasiswa. <br /> <br />Polisi hanya membina dan memberi pemahaman tata cara menyampaikan pendapat di muka umum pada mahasiswa. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/212026/uns-pastikan-mahasiswa-yang-ditangkap-saat-kunjungan-kerja-presiden-jokowi-sudah-kembali