MAJALENGKA, KOMPAS.TV Beragam bentuk tas, sarung tempat ponsel, dan dompet yang cantik ini sekilas seperti tas buatan pabrik. <br /> <br />Jika dilihat lebih dekat, tas-tas ini terbuat dari kemasan bekas sejumlah produk rumah tangga. <br /> <br />Mulai dari sachet bekas kopi instan, deterjen, dan sabun mandi digunakan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan. <br /> <br />Tas-tas dari limbah plastik ini adalah karya tangan ibu-ibu dari desa Jatiseeng, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. <br /> <br />Proses pembuatan kerajinan dari limbah plastik dilakukan melalui beberapa tahapan. <br /> <br />Plastik bekas kemasan terlebih dulu dibersihkan untuk menghilangkan kotoran. <br /> <br />Setelah bersih dan dikeringkan, plastik bekas kemasan dipotong lalu dilipat sesuai ukuran serta motif tas yang akan dibuat. <br /> <br />Ide pembuatan kerajinan dari limbah plastik berawal dari para ibu yang resah melihat banyaknya sampah rumah tangga. <br /> <br />Adanya pemberlakuan kegiatan masyarakat karena pandemi Covid-19, membuat para ibu punya banyak waktu untuk mengembangkan kreativitas. <br /> <br />Lalu, muncul ide untuk memanfaatkan limbah plastik menjadi aneka tas. Kerajinan yang laku dijual membuat para ibu semakin semangat berkarya. <br /> <br />Untuk mendukung para ibu, pemerintah desa akan menjalin kerja sama dengan sejumlah dinas untuk membantu pemasaran hasil kerajinan. <br /> <br />Para ibu perajin ini juga berharap ada bantuan dari pemerintah kabupaten dan provinsi. <br /> <br />Bantuan bisa berupa permodalan dan juga pemasaran, agar lewat tas cantik berbahan limbah plastik rumah tangga, para ibu bisa lebih sejahtera. <br /> <br />Video Editor: Febi Ramdani <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/213826/menarik-kerajinan-tas-berbahan-limbah-plastik-dari-sachet-bekas-kemasan
