Reksa dana, menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup banyak diminati. Banyak yang memilih reksa dana lantaran hasil yang didapat bisa lebih tinggi dari pada menabung seperti biasa di bank. <br /><br />Selain itu, tingkat risikonya juga masih di bawah instrumen investasi seperti saham maupun aset crypto.<br /><br />Reksa dana sendiri memiliki banyak produk turunan, salah satunya adalah reksa dana syariah. <br /><br />Reksa dana syariah pertama kali ada di Indonesia pada 1997, dan sekarang kembali booming, dikarenakan banyak platform reksa dana digital yang mudah diakses masyarakat.<br /><br />Namun disayangkan, saat kami melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah AUM reksa dana syariah hingga Agustus 2021 tercatat sebesar Rp39,71 triliun. <br /><br />Lalu cocokkah, reksa dana syariah jadi portofolio?