JAKARTA, KOMPAS.TV - Sampai akhir Agustus, total utang pemerintah tembus Rp6.625 triliun atau naik Rp55,27 triliun dari bulan sebelumnya. <br /> <br />Dengan demikian, rasio utang pemerintah terhadap PDB juga naik menjadi 40,85 persen. <br /> <br />Utang pemerintah masih didominasi surat berharga negara, SBN, lebih dari Rp5 ribu triliun. <br /> <br />Dalam laporan APBN kita Kementerian Keuangan dijelaskan, kebutuhan belanja untuk sektor kesehatan dan bantuan sosial terus naik di tengah pandemi. <br /> <br />Tidak hanya itu, kebutuhan dana untuk pembangunan infrastruktur juga masih menjadi perhatian utama pemerintah. <br /> <br />Baca Juga Januari-Agustus 2021, Pemerintah Sudah Tambah Utang Rp550,6 Triliun di https://www.kompas.tv/article/214665/januari-agustus-2021-pemerintah-sudah-tambah-utang-rp550-6-triliun <br /> <br />Naiknya beban utang pemerintah dinilai perlu diwaspadai. <br /> <br />Ekonom mengingatkan, rasio utang terhadap PDB diprediksi bisa saja menyentuh 55 persen atau sedikit lagi menyentuh batas UU yaitu 60 persen terhadap PDB. <br /> <br />Berbagai tantangan perlu diwaspadai, seperti ancaman tappering off the fed yang dapat meningkatkan beban pembayaran bunga surat utang pemerintah. <br /> <br />Penerimaan pajak perlu ditingkatkan untuk mengurangi beban. <br /> <br />Nilai utang pemerintah naik, sudahkah memasuki level bahaya? <br /> <br />Simak dialog bersama Kepada Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/216070/per-agustus-utang-negara-naik-rp55-27-triliun-mulai-memasuki-level-bahaya