BENGKULU, KOMPAS.TV - Meski program vaksinasi massal terus digenjot oleh Pemerintah Kota Bengkulu, namun hingga saat ini angka capaian vaksinasi di kalangan pelajar masih terbilang rendah. <br /> <br />Baca Juga Kisah Pelajar Disbilitas yang Butuh Kursi Roda Baru di https://www.kompas.tv/article/219350/kisah-pelajar-disbilitas-yang-butuh-kursi-roda-baru <br /> <br />Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, dari total 37.449 pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat, saat ini baru 3.284 pelajar yang divaksin dosis pertama atau sebanyak 8,77 persen. <br /> <br />Sedangkan untuk dosis kedua, capaian vaksin baru menyentuh 2.645 pelajar atau 7.06 persen. <br /> <br />Lambannya vaksinasi di kalangan pelajar ini, diakui Dinas Kesehatan lantaran masih banyak orang tua pelajar yang tidak memperbolehkan anaknya divaksin. <br /> <br />Baca Juga TNI AL Vaksin Pelajar Dan Sosialisasi Penerimaan Prajurit di https://www.kompas.tv/article/217087/tni-al-vaksin-pelajar-dan-sosialisasi-penerimaan-prajurit <br /> <br />Padahal, vaksinasi covid-19 sangat penting guna menekan penyebaran virus dan membentuk kekebalan kelompok, sehingga tidak terjadi klaster penyebaran covid-19 di sekolah. <br /> <br />Saat ini Dinas Kesehatan bersama pihak sekolah, terus melakukan sosialisasi pentingnya vaksinasi, agar target 100 persen pelajar sudah tervaksin tahun ini bisa tercapai. <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/219989/izin-orang-tua-jadi-alasan-angka-capaian-vaksinasi-pelajar-di-bengkulu-masih-rendah