Surprise Me!

Waspada! Modus Penipuan Berkedok Pembelian Data Pribadi

2021-10-13 1,107 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Home Credit Indonesia melaporkan kasus penipuan dan pemalsuan data dengan modus berkedok pembelian data pribadi seseorang untuk melakukan transaksi di situs e-commerce. <br /> <br />Atas kejadian ini, PT Home Credit Indonesia dilansir mengalami kerugian hingga mencapai Rp 1,5 miliar. <br /> <br />Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (13/10/2021) siang. <br /> <br />Dalam keterangan nya Yusri menyampaikan telah ditangkap 2 orang tersangka berinisial UA dan SM, sedangkan 2 tersangka lain nya masih dalam proses pencarian. <br /> <br />Tersangka diketahui melakukan modus penipuan dan pemalsuan data dengan cara membeli data pribadi seseorang berupa foto selfie dengan KTP dari akun telegram bernama Raha. <br /> <br />Diketahui tersangka membeli data tersebut dengan harga 7,5 Juta. <br /> <br />Kemudian data tersebut digunakan pelaku untuk melakukan transaksi di salah satau e-commerce untuk membeli handphone dan koin emas seberat 5 gram. <br /> <br />Pembayaran lalu dilakukan pelaku melalui Home Credit dengan tujuan tagihan kepada korban yang KTP nya digunakan. <br /> <br />Home Credit diketahui telah menerima 150 transaksi fiktif dari hasil penipuan oleh para pelaku. <br /> <br />Atas kasus ini, para pelaku terancam hukuman kurungan penjara paling lama 20 tahun. <br /> <br />Baca Juga Anak Nia Daniaty Diperiksa Polisi Lagi Besok terkait Dugaan Penipuan CPNS di https://www.kompas.tv/article/221232/anak-nia-daniaty-diperiksa-polisi-lagi-besok-terkait-dugaan-penipuan-cpns <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/221400/waspada-modus-penipuan-berkedok-pembelian-data-pribadi

Buy Now on CodeCanyon