JAKARTA, KOMPAS.TV - Forum Korban Mafia Tanah Indonesia (FKMTI) bersama sukarelawan Jokowi siap mendukung presiden dan Kapolri untuk memberantas mafia tanah yang telah merampas hak tanah rakyat di berbagai daerah. <br /> <br />Mereka siap adu data kepemilikan tanah secara terbuka. <br /> <br />Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar oleh Forum Korban Mafia Tanah Indonesia bersama sukarelawan Jokowi dan para korban mafia tanah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (21/10/2021) siang. <br /> <br />Dari data FKMTI, ada sebanyak 3.000 lebih dokumen kasus perampasan tanah. <br /> <br />Menurut FKMTI, ribuan kasus tersebut merupakan bukti adanya legalisasi dari negara terhadap perampasan tanah. <br /> <br />Mereka mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk membentuk perpres dengan penyelesaian melalui adu data oleh lembaga independen, bukan melalui pengadilan. <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/224110/dirampas-haknya-korban-mafia-tanah-indonesia-siap-adu-data-kepemilikan