SEMARANG, KOMPAS.TV - Kapolda Jawa Tengah mendatangi tenda darurat yang ditempati warga terdampak gempa di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. <br /> <br />Tenda darurat yang dibangun oleh TNI Angkatan Darat digunakan sebagai titik kumpul warga dan tempat pengungsian saat terjadi gempa bila terjadi gempa skala besar. <br /> <br />Kapolda Jawa Tengah mengimbau warga untuk tetap menjaga protokol kesehatan saat berada di tenda darurat dengan memakai masker dan tetap menjaga jarak. <br /> <br />Kapolda Jateng juga memberikan bantuan bahan pokok bagi warga yang terdampak bencana gempa. <br /> <br />Menurut BMKG, gempa swarm di Ambarawa, Salatiga, Semarang, dan sekitarnya, intensitasnya sudah menurun jika dibanding Sabtu pekan lalu. <br /> <br />BMKG menyebut gempa swarm terjadi akibat banyaknya jalur sesar tektonik di wilayah itu. <br /> <br />Jalur sesar Merapi, Merbabu, Rawa Pening, dan Ungaran, membuat swarm aktif dan kerap terjadi guncangan kecil berulang-ulang. <br /> <br />Warga dapat meminimalisasi dampak swarm dengan struktur bangunan yang baik. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/225388/kapolda-jateng-tinjau-tenda-darurat-korban-terdampak-gempa-swarm