KOMPAS.TV - Rangkaian kereta rel listrik (KRL) yang sedang berjalan dari Stasiun Pondok Ranji-Kebayoran Baru terpaksa berhenti di tengah jalan pada Minggu sore kemarin. Kereta tak bisa melintas karena rel yang dilalui terendam banjir. <br /> <br />Banjir yang menggenangi wilayah Jakarta dan sekitarnya Minggu kemarin membuat rel kereta commuter line yang sedang berjalan dari Stasiun Pondok Ranji-Kebayoran Baru terpaksa berhenti di tengah jalan. Kereta tak bisa melintas karena rel yang dilalui terendam banjir. <br /> <br />Kejadian ini terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @jktinfo. Dalam unggahannya akun tersebut memperlihatkan kereta yang sedang berhenti. <br /> <br />Sementara bagian bawah kereta seluruhnya ditutupi air. Bahkan rel kereta tidak terlihat sama sekali karena terendam. <br /> <br />Akibatnya penumpang di Stasiun Tanah Abang menumpuk akibat perjalanan KRL terganggu karena rel kereta antara Pondok Ranji-Kebayoran terendam banjir. <br /> <br />Baca Juga Korban Terseret Banjir Bandang Gorontalo Ditemukan Meninggal Dunia di https://www.kompas.tv/article/229937/korban-terseret-banjir-bandang-gorontalo-ditemukan-meninggal-dunia <br /> <br />Dari video di media sosial, terlihat penumpukan penumpang yang menunggu kereta di Stasiun Tanah Abang, karena KRL dari Stasiun Parung Panjang-Tanah Abang hanya sampai Stasiun Pondok Ranji. <br /> <br />Atas kejadian ini, pihak KAI Commuter langsung melakukan rekayasa operasi dengan mengatur KA 2097 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang menjadi Pondok Ranji-Serpong. <br /> <br />Kepada KompasTV, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menjelaskan genangan air di lintas antara Stasiun Pondok Ranji-Stasiun Kebayoran mulai surut. Mulai pukul 17.50 perjalanan KRL pada lintas tersebut telah dapat dilalui dengan kecepatan normal. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/229943/krl-tidak-bisa-melintas-akibat-rel-terendam-banjir
