KOMPAS.TV-Pada obat sirup terdapat petunjuk untuk mengocok terlebih dahulu sebelum diminum. Tapi, apakah semua obat sirup harus dikocok sebelum diminum? Mari kenali bersama jenis-jenis obat sirup. <br /> <br />Melansir Hellosehat.com berikut adalah beragam obat sirup yang umum ditemui di apotek: <br /> <br />Larutan Cair ( Solution) <br /> <br />Obat sirup larutan cair atau solution tidak perlu dikocok, karena larutan didalamnya sudah menjadi satu-kesatuan. Obat sirup ini diklaim paling nyaman digunakan. <br /> <br />Suspensi <br /> <br />Obat sirup ini harus dikocok terlebih dahulu sebelum diminum. Karena dalam obat sirup jenis ini, ada partikel-partikel obat yang tidak larut. <br /> <br />Emulsi <br /> <br />Obat sirup emulsi juga harus dikocok terlebih dahulu sebelum diminum. Obat ini adalah dua cairan yang disatukan, dalam formulasi yang sama tapi tidak larut menjadi satu-kesatuan. <br /> <br />Eliksir <br /> <br />Obat sirup jenis eliksir sudah jarang ditemui dan digunakan. Sebagai pengetahuan saja, obat sirup eliksir tidak perlu dikocok sebelum diminum. Eliksir mengandung berbagai tingkat alkohol, berkisar 5-40%. Fungsinya untuk mendistribusikan seluruh kandungan dalam obat agar merata. <br /> <br />Perlu untuk diingat, selalu perhatikan instruksi mengenai dosis dan cara pakai obat jenis sirup, sebelum diminum. <br /> <br />Baca Juga Ini yang Terjadi Jika Mengonsumsi Cuka Sari Apel saat Pilek di https://www.kompas.tv/article/226085/ini-yang-terjadi-jika-mengonsumsi-cuka-sari-apel-saat-pilek <br /> <br />https://www.kompas.tv/article/226085/ini-yang-terjadi-jika-mengonsumsi-cuka-sari-apel-saat-pilek <br /> <br />Grafis: Joshua Victor <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/234066/kenapa-obat-sirup-harus-dikocok-sebelum-diminum
