Surprise Me!

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM): Setop Ketergantungan pada Tambang Tak Terbarukan!

2021-11-26 986 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden RI Joko Jokowi Widodo kembali menyatakan akan melarang ekspor bahan mentah tambang bauksit setelah pelarangan ekspor nikel sudah berjalan. <br /> <br />Pemerintah berencana menghentikan ekspor sejumlah komoditas tambang mentah. <br /> <br />Setelah nikel, secara bertahap; ekspor bahan mentah bauksit, tembaga, dan timah, akan dihentikan. <br /> <br />Jokowi menegaskan, pemerintah mendorong hilirisasi industri; mengolah bahan mentah, menjadi barang setengah jadi atau jadi. <br /> <br />Langkah ini dilakukan untuk memberikan nilai tambah ekonomi. <br /> <br />Sementara itu, Menteri Investasi/BKPM, Bahlil Lahadalia menyatakan, mengekspor barang-barang mentah akan membuat Indonesia kalah bersaing dengan negara lain. <br /> <br />Di sisi yang lain, Direktur Greenpeace Indonesia, Leonard Simanjuntak mengapresiasi rencana menghentikan ekspor bauksit, timah, dan tembaga. <br /> <br />Baca Juga Luhut Diminta Tidak Lepas Tangan soal Banyak TKA China di Sektor Tambang di https://www.kompas.tv/article/235056/luhut-diminta-tidak-lepas-tangan-soal-banyak-tka-china-di-sektor-tambang <br /> <br />Akan tetapi dengan catatan, bahwa usaha pertambangan tetap menjaga kelestarian lingkungan. <br /> <br />Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan, menyetop ekspor biji nikel yang kemudian digugat Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). <br /> <br />Pemerintah pun menegaskan akan menyanggah gugatan sebagai <br />pembelaaan atas nama masa depan sumber daya alam (SDA) Indonesia. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/236110/jaringan-advokasi-tambang-jatam-setop-ketergantungan-pada-tambang-tak-terbarukan

Buy Now on CodeCanyon