BALI, KOMPAS.TV - Bermain di lumpur menjadi tradisi tahunan yang digelar warga desa Suwat, Gianyar, Bali. <br /> <br />Setiap akhir tahun, berbagai perlombaan digelar dengan memanfaatkan kekayaan alam berupa air di desa ini. <br /> <br />Baca Juga Wah, Tradisi Perayaan Tahun Baru di 5 Negara Ini Unik Banget, Sudah Tahu? di https://www.kompas.tv/article/247280/wah-tradisi-perayaan-tahun-baru-di-5-negara-ini-unik-banget-sudah-tahu <br /> <br />Pesertanya pun melibatkan warga desa setempat, mulai dari anak-anak, hingga orang dewasa. <br /> <br />Mereka tak segan berlumuran lumpur dan basah kuyup tersebur di persawahan. <br /> <br />Tahun ini, panitia mengangkat tema Bangkit dengan Air, sebagai momentum kebangkitan setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi. <br /> <br />Baca Juga Kaleidoskop Prestasi Olahraga Indonesia 2021: Tradisi Emas Olimpiade dan Bawa Pulang Piala Thomas di https://www.kompas.tv/article/245472/kaleidoskop-prestasi-olahraga-indonesia-2021-tradisi-emas-olimpiade-dan-bawa-pulang-piala-thomas <br /> <br />Tradisi bermain di lumpur sejatinya juga merupakan agenda untuk rasa syukur untuk perjalanan hidup selama satu tahun. <br /> <br />Tradisi ini juga memberi pesan harapan besar agar bisa kembali menjalani tahun baru dengan lebih baik. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/247426/warga-desa-suwat-tutup-tahun-2021-dengan-bermain-lumpur-apa-makna-dibaliknya