OKU SELATAN, KOMPAS.TV - Kekerasan seksual di lembaga pendidikan kembali terjadi, di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, seorang pimpinan pondok pesantren ditangkap polisi karena perkosa santriwati hingga hamil. <br /> <br />Moh. Syakur, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ullum di Desa Karet Jaya, Kecamatan Buay Pemaca jadi tersangka karena memerkosa santrinya. <br /> <br />Peristiwa pemerkosaan terjadi pada April 2021, saat korban berada di salah satu kamar asrama di pondok pesantren. <br /> <br />Baca Juga Kasus Pelecehan Seksual Anak di Jakarta Barat Meningkat, Mayoritas Pelaku Pernah Jadi Korban di https://www.kompas.tv/article/247242/kasus-pelecehan-seksual-anak-di-jakarta-barat-meningkat-mayoritas-pelaku-pernah-jadi-korban <br /> <br />Setelah melakukan aksi bejatnya, tersangka mengancam korban untuk tidak memberitahu siapa pun. <br /> <br />Kasus ini terungkap setelah warga curiga terhadap seorang santriwati yang hamil dan melahirkan pada 21 Desember lalu. <br /> <br />Polisi masih melakukan penyidikan terhadap kemungkinan adanya korban lain. <br /> <br />Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman 12 tahun penjara. <br /> <br />Baca Juga Angka Kriminalitas Selama 2021 di Wilayah Pemalang Menurun di https://www.kompas.tv/article/247497/angka-kriminalitas-selama-2021-di-wilayah-pemalang-menurun <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/247499/pimpinan-pondok-pesantren-perkosa-santriwati-hingga-hamil-dan-melahirkan
